Open House Unit, Upaya Salman Cetak Kader Peradaban

Unit-unit kegiatan mahasiswa di Salman membuka pendaftaran anggota baru untuk mahasiswa dalam agenda Open House Unit (OHU) di paving blok tenggara Masjid Salman ITB, Sabtu (26/8/2017) lalu. (foto: Faisal Tahir Rambe)

Bandung, (Salman Media) – Sabtu (26/8/2017) lalu, unit-unit kegiatan mahasiswa di Masjid Salman ITB membuka pendaftaran anggota baru bagi seluruh mahasiswa muslim se-Bandung Raya secara serentak dalam agenda Open House Unit (OHU) Salman di kompleks Masjid Salman ITB, tepatnya di paving blok tenggara. Agenda ini dimulai pukul 08.30 WIB dan diakhiri pada sore hari setelah ashar. Pendaftaran ini dibuka dalam rangka menjaring para mahasiswa baru, yang nantinya diharapkan menjadi kader-kader peradaban, sesuai visi Salman.

Terdapat sembilan unit yang membuka pendaftaran di paving blok tenggara dalam agenda OHU Salman tahun ini, yaitu Aksara, Korsa (Korps Relawan Salman), Pustena (Pusat Teknologi Tepat Guna), Reklamasa (Reklame Kreasi Massa Salman), UPTQ (Unit Pembinaan Tilawatil Qur’an), PAS (Pembinaan Anak-Anak Salman), Mata’ (Majelis Ta’lim Salman), SEC (Salman Entrepreneur Club), dan Karisma (Keluarga Remaja Islam Salman). Di antara unit-unit tersebut, ada unit yang membuka pendaftaran tidak hanya bagi mahasiswa program diploma dan sarjana, tetapi juga mahasiswa program magister (S2). Unit tersebut adalah Reklamasa, unit desain grafis dan video yang baru saja dibentuk tahun 2016 lalu.  Ini menjadikan Reklamasa terlihat berbeda dari unit-unit yang lain selama OHU berlangsung, karena penerimaan anggota barunya yang unik.

Menurut ketua Reklamasa, Abdullah Sholahuddin Al Ayyubi (Ayyub), Reklamasa membuka pendaftaran bagi mahasiswa S2 karena Reklamasa merupakan unit yang berbasis kekeluargaan. “Jadi, ketika diberi pertanyaan, mengapa harus menerima (mahasiswa S2), aku akan kembali bertanya, mengapa tidak, mengapa tidak menerima? Soalnya tidak ada argumen tepat. Toh, dari S2 sendiri, mungkin juga ada yang butuh tempat, untuk teman-teman yang asyik, dan Reklamasa sendiri tujuannya buat mewadahi orang-orang yang punya jiwa bermain, orang yang asyik-asyik, yang playful-lah. Kalau seandainya mereka ada yang seperti itu dan mau bermain di Salman, kemudian tak ada tempat selain Reklamasa, mengapa tidak?” jelasnya.

Selain alasan di atas, menurut Ayyub, Reklamasa menerima mahasiswa S2 karena mereka bisa jadi dapat diandalkan untuk mentransfer ilmu desain grafis dan videonya ke seluruh anggota Reklamasa, khususnya mahasiswa S1. “Atau bahkan kalau seandainya kakak-kakak S2 itu punya ilmu lebih dan bisa diturunkan ke adik-adiknya, ke Reklamasa, ya, kenapa tidak juga?” lanjutnya. Selain itu, menurutnya, Salman juga tidak melarang mahasiswa S2 untuk mengikuti unit-unit di Salman.

Bidang Mahasiswa dan Kaderisasi (BMK) Salman ITB membuka stan pendaftaran unit-unit Salman untuk seluruh mahasiswa baru muslim S1 ITB dalam acara Open House Unit (OHU) ITB di labtek V ITB Ganesha, Sabtu (26/8/2017) lalu. (foto: Faisal Tahir Rambe)

Selain di paving blok tenggara, pendaftaran anggota baru unit-unit Salman dibuka di stan BMK di halaman parkir labtek V ITB Ganesha pada pukul 09.00-14.00 WIB dalam agenda Open House Unit ITB. Hal ini dilakukan dalam rangka menyemarakkan OHU ITB dan meningkatkan publikasi informasi mengenai aktivitas unit-unit Salman kepada mahasiswa ITB. Dengan meningkatnya publikasi informasi mengenai Salman di kampus ITB, diharapkan lebih banyak mahasiswa ITB yang bergabung di unit-unit Salman dan menjadi aktivis Salman.

“Salah satu yang saya rasakan selama saya empat tahun beraktivitas di Salman itu, kita sempat dua tahun itu gak dapat stan di ITB. Jadi publikasi ke ITB-nya kurang. Ditambah waktu itu kita gak ada publikasi bersama, yang dikoordinasi oleh BMK. Makanya sejak tahun ini, sebenarnya sejak tahun lalu, sudah mulai diinisiasi lagi bagaimana caranya agar unit-unit Salman ini bisa berkolaborasi untuk memublikasi aktivitas masing-masing di lingkungan maba (mahasiswa baru, –red),” kata asisten manajer BMK bagian aktualisasi diri, Asa Ayazida Aunu Robby.

Selain pada tanggal 26 Agustus lalu, OHU Salman juga direncanakan akan digelar juga pada tanggal 3 September nanti, dalam agenda besar Idul Adha di Salman, yaitu Bandung Adha Festival (BAF) 1438 H. Seperti tahun-tahun sebelumnya, BAF tahun ini akan diselenggarakan di kompleks Masjid Salman ITB. Menurut Asa, OHU Salman juga diadakan dalam agenda BAF untuk menarik lebih banyak mahasiswa baru untuk menjadi aktivis Salman, dengan memanfaatkan keramaian jamaah yang menghadiri BAF.

Menurut Asa, tujuan dari OHU Salman adalah untuk memperkenalkan Salman dan seluk-beluknya kepada mahasiswa baru secara keseluruhan, tidak hanya unit-unitnya. “Jadi kita coba tarik mahasiswa ITB agar lebih gemar beraktivitas di Salman, ditawarkan dengan banyak hiasan yang sedemikian rupa, agar mahasiswa ITB tertarik untuk mendaftar di Salman, seperti itu. Utamanya, sih, di sana sebenarnya, kalau tujuan lainnya memperkenalkan apa yang Salman punya, aktivitas yang ada di Salman, kegiatannya, kemudian ada tahap kaderisasinya, kemudian akademiknya, pembinaan di Salman, kursus yang ada di Salman, beasiswa, tempat tinggal yang ada di Salman, asrama maksudnya, ke mahasiswa baru. Jadi tak hanya memperkenalkan unit, tetapi juga memperkenalkan Salman secara keseluruhan.”

Jumlah pendaftar yang ditargetkan dalam seluruh agenda OHU ini adalah seribu orang. “Seribu orang, dari seluruh unit yang ada di Salman,” kata Asa. Untuk mencapai target ini, setiap unit berinisiatif untuk memberikan berbagai fasilitas kepada para mahasiswa baru. Ada yang memberikan brosur, permen, gantungan kunci, pembatas buku, dll. Bahkan, ada unit yang memberikan sirup segar gratis untuk para pendaftar. Sebagian unit juga memiliki agendanya masing-masing untuk menarik minat para mahasiswa dalam agenda BAF nanti. Sebagai contoh, PAS akan mengadakan wahana bermain untuk anak-anak, dan Karisma akan membuka mentoring untuk remaja.

Faisal Tahir Rambe

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim)

Related posts

*

*

Top