Ekspedisi Penuh Hikmah Bersama P3R 1438 Hijriyyah

mas syr

Ketua YPM Salman ITB Syarif Hidayat (kiri) dan Pengurus YPM Salman, Agung Harsoyo (kanan) tengah memberikan sambutan pada Pembukaan P3R 1435 H. (Foto: Tristia R.)

Beberapa bulan lagi Ramadhan akan segera menyambut. Persiapan demi persiapan tengah dilakukan oleh sejumlah aktivis dari para mahasiswa. Merekalah yang sudah tak sabar ingin memberikan suasana dan jamuan selamat datang yang hangat kepada bulan suci.

Mereka adalah para mahasiswa kreatif yang senantiasa memberikan kontribusi untuk masjid setiap tahunnya. Tentunya Masjid Salman ITB yang senantiasa riuh dengan mahasiswa serta jamaah lainnya. Apalagi di setiap bulan Ramadhan, Salman selalu membawa kabar gembira pada umat muslim di sekitarnya. Siapa yang tidak tahu dengan Panitia Pelaksana Program Ramadhan (P3R)?

P3R Salman ITB sudah sejak lama menghiasi warna-warni Masjid Salman tiap Ramadhan. Ketika P3R 1436 Hijriyyah telah membawa jamaah ke dalam dinamika Ramadhan Nusantara, yakni dari Sabang sampai Merauke. Lalu P3R 1437 Hijriyyah baru saja memulangkan  jamaah dari Semesta Ramadhan. Kemudian, kemanakah P3R 1438 Hijriyyah  akan membawa jamaah selanjutnya?

Kali ini, P3R 1438 akan mengajak jamaah Masjid Salman ITB untuk bersama-sama menjelajahi “Ekspedisi Mutiara Ramadhan”. Bukan benar-benar ekspedisi ke alam, tapi tim P3R 1438 akan membimbing jamaah dalam menjelajahi hikmah Ramadhan melalui beberapa program unggulan.

“Dipilihnya tema ekspedisi ini, didasarkan pada visi salman sebagai masjid mandiri yang menjadi pusat peradaban. Untuk metode pelaksanaannya didasarkan dari data hasil survei terkait P3R yang telah terlaksana, diskusi ke stakeholder, dan bidang-bidang di Masjid Salman. Diperoleh kesimpulan bahwa jamaah menyukai  ide-ide mengenai peradaban, kealqur’anan, kedamaian, persatuan, dan toleransi,” ujar  Ariestyo Wahyu Tri Wibowo, ketua pelaksana P3R tahun ini, Rabu, (8/2/2017).

Ariestyo yang suka disapa Tito itupun akhirnya membungkus keinginan jamaah dalam bentuk ‘Ekspedisi’,  sejenis jalur untuk menelusuri hikmah, dan menebar semangat.  Ia pun menuturkan program-program unggulan yang selalu hadir di perhelatan akbar ini. Program-program tersebut diantaranya IRAMA (Inspirasi Ramadhan). Sebuah program taushiyah setelah salat Ashar beserta live streaming dan live reportnya. IRAMA  yang selalu menghadirkan tokoh-tokoh ternama ini berlangsung hampir setiap hari selama Bulan Ramadhan.

Program kedua yaitu dari Keputrian tetap mengusung “Jasmine” sebagai acara utama yang selalu hadir setiap Ramadhan. Akan tetapi format Jasmine kali ini adalah sebuah workshop bisnis. “Hal ini bertujuan untuk mengingatkan muslimah bahwa bisnis di kalangan Muslim dapat mensejahterakan ummat,” kata mahasiswa Aeronotika dan Astronotika ITB ini.

Ada yang terbaru dari Ramadhan tahun ini.  Mereka akan me-launching  website berbagibuka.com. Website atas kerjasama  P3R  dan Rumah Amal Salman ITB ini sebagai media penggalangan donasi untuk menyalurkan konsumsi buka puasa ke masjid-masjid lain di luar Masjid Salman ITB.

“Program unggulan terbaru yang Insya Allah akan dilaksanakan adalah Ekspedisi Qur’an, semacam bakti sosial relawan pengajar Qur’an di beberapa wilayah di Bandung selama beberapa hari. Ekspedisi Qur’an melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak melalui open recruitment yang akan disebar oleh media publikasi P3R Salman ITB,” papar Tito.

Mahasiswa angkatan 2015 itu pun mengatakan,  ada sekitar 7 sektor an 33 divisi dalam kepengurusan kali ini. dengan perkiraan total panitia mencapai 500 orang dengan persebaran merata pada setiap divisi. Tujuh sektor tersebut adalah syiar, pelayanan jamaah, MSDM, konsumsi, penggalangan dana, kreatif, dan operasional.

Open recruitment masih dibuka melalui link bit.ly/ekspedisikita hingga tanggal 27 Februari 2017. Tito berharap, melalui P3R kali ini  tiga misi utama Salman dapat tercapai, yaitu syiar, pelayanan jamaah, dan kaderisasi. “Karena dibutuhkan juga pewaris nilai-nilai kesalmanan dan asas pelayanan jamaah yang telah dilestarikan dari tahun ke tahun,” kata Tito mengakhiri pembicaraannya. [Ed: Ft]

 

 

 

*

*

Top