Menteri Pengabdian Masyarakat Mahasiswa ITB: Mahasiswa Tergerak Membantu Korban Bencana

Relawan gabungan beberapa lembaga sedang membersihkan lapangan sekolah di Garut. (Dok. Panitia)

Relawan gabungan Bebersih untuk Graut (BUGAR) sedang membersihkan lapangan sekolah di Garut. (Dok. Panitia BUGAR)

Tentu kita ingat dengan bencana banjir yang menimpa Garut beberapa minggu lalu, yang menelan puluhan korban jiwa dan belasan korban hilang. Banjir bandang merusak rumah dan fasilitas umum milik keluarga. Tak terkecuali sekolah dan rumah ibadah.

Tragedi ini pun memunculkan banyak gerakan kerelawanan untuk membantu warga. Menteri Inovasi dan Pengabdian Masyarakat KM ITB Muhamad Burhanudin, merupakan salah satu relawan yang terjun langsung ke lapangan. Ini juga merupakan realisasi program kerja kebencanaan Kementerian Inovasi dan Pengabdian Masyarakat KM ITB, yakni Unit Respon Bencana. KM ITB sendiri aktif tanggap penanganan bencana di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jawa Barat.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Burhan menyimpulkan bahwa solusi dalam kegiatan-kegiatan tanggap bencana yang selama ini dilakukan baru berupa solusi jangka pendek. Solusi jangka panjang langka, padahal kebanyakan bencana yang terjadi di Tanah Air merupakan bencana tahunan. Di sisi lain ia menyatakan, ITB sebagai lembaga yang memiliki berbagai potensi keilmuan sudah selayaknya membantu proses mitigasi bencana.

“ITB punya tanggung jawab besar secara moral dan institusi,” tuturnya.

Terjadinya bencana di beberapa wilayah di Indonesia juga memompa semangat mahasiswa ITB untuk membantu turun ke lapangan. Menurut Burhan, mahasiswa memiliki potensi yang besar. “Walau sekadar membantu di dapur umum atau trauma healing, tapi semua mahasiswa yang ikut sebagai relawan memiliki antusiasme yang tinggi,” katanya.

Salah satu gerakan yang dimotori oleh mahasiswa, yakni gerakan Bebersih untuk Garut (BUGAR). Gerakan ini fokus dalam kegiatan pembersihan fasilitas umum, terutama sekolah. BUGAR sendiri sukses diadakan sebanyak dua sesi, yang diikuti oleh berbagai lembaga dan komunitas mahasiswa.

Diinisiasi oleh Rumah Amal Salman dan Korps Relawan Salman (KORSA) ITB, kegiatan ini bekerja sama dengan Ikatan Alumni ITB Jawa Barat, EG, KMPA ITB, Kabinet Nyala KM ITB, dan BMK Salman ITB. Kegiatan tersebut diadakan pada 24 September dan 1 Oktober lalu, diikuti oleh ratusan relawan yang berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.[ed: Dh]

*

*

Top