[Buletin] Panen Cinta di Bulan Mulia (2): Jadi Muslim Penuh Cinta di Program Ramadan Salman

ol

Syahrun mubarakun. Itulah sebutan Rasulullah terhadap bulan Ramadan yang artinya “bulan pernuh berkah”. Berbagai riwayat baik dari Alquran maupun Assunah yang menjelaskan hal tersebut. Seperti keberkahan dalam bentuk ampunan dari Allah Swt., bulan turunnya Alquran, adanya malam lailatul qadr, hingga setan-setan yang dibelenggu selama Ramadan. Pada bulan ini pun begitu banyak amalan kebaikan yang diberikan keutamaan.

Hal-hal tersebut merupakan bentuk rahmat atau cinta dari Allah Swt. yang diberikan ketika bulan Ramadan. Maka dari itu, bulan ini kemudian juga disebut bulan rahmatan lil ‘alamin. Sebuah bulan yang patut digunakan oleh umat Islam untuk menggiatkan amalannya sehingga dapat memberi kontribusi bagi seluruh alam. Ini seiring dengan apa yang ditegaskan Allah dalam firman-Nya bahwa Islam merupakan rahmat bagi semesta alam (Q.S. Al-Anbiya [21]: 107).

Landasan inilah yang kemudian menjadi cikal bakal tema “Semesta Ramadan” yang diangkat oleh Panitia Pelaksana Program Ramadan (P3R) 1437 Hijriah Masjid Salman ITB. Ali Rhomadoni selaku Ketua Pelaksana P3R 1437 H menyampaikan acara-acara yang berlangsung pada bulan Ramadan nanti juga ditujukan agar memberi inspirasi untuk melakukan kebaikan. “Seperti apa yang Rasullah contohkan untuk diteladani. Dan kami P3R hanya memberikan trigger-nya,” ujarnya, Jumat (13/5).

Berbagai rangkaian kegiatan dan program selama bulan Ramadan pun diselenggarakan P3R. Mulai dari acara unggulan seperti Inspirasi Ramadan (Irama), berbagi makanan berbuka hingga 1.500 porsi, hingga rangkaian acara keputrian atau Jasmine. Pada acara Irama, P3R akan mengundang para ustaz dan tokoh bangsa untuk mengisi kajian menjelang berbuka puasa selama 20 hari pertama Ramadan. Di antaranya Ustaz Salim A. Fillah, Ustaz Adian Husaini, Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud M.D., Penemu Alat Anti-Kanker Dr. Warsito Taruno, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, dan tokoh-tokoh lainnya. “Insya Allah nama-nama tersebut sudah fix untuk dapat hadir. Mohon doanya agar beliau-beliau sehat selalu,” ujarnya.

Selain itu pada tarhib Ramadan, akan ada Tabligh Akbar bersama Syekh Ali Jabeer, ulama Timur Tengah yang kini berdomisili di Indonesia pada hari Ahad sore, tanggal 5 Juni 2016. Tabligh Akbar tersebut juga merupakan acara pembukaan program Para Pengahafal Alquran (PPA) yang dilaksanakan di Masjid Salman selama Ramadan. Pada pagi di hari yang sama, akan ada pula acara Salman Days Out Picnic yang mengangkat tema “Ramadan Cinta Semesta”. Acara tersebut akan menghadirkan World Wildlife Fund (WWF), komunitas-komunitas peduli lingkungan, hingga food truck halal dan sehat. Kegiatan tersebut mengampanyekan bagaimana hidup dengan mencintai dan menjaga alam beserta isinya.

“Pada tanggal 5 Juni tersebut juga bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” ujar mahasiswa Teknik Telekomunikasi ITB 2014 tersebut. Ali menambahkan, malamnya juga akan diadakan salat tarawih jika awal bulan Ramadan bertepatan pada hari tersebut.

Selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, P3R juga mengurusi acara rutin Ramadan lainnya seperti pelaksanaan salat tarawih, kajian bakda subuh, ngabuburit bersama warga, iktikaf di 10 hari terakhir, pesantren kilat untuk anak dan remaja bersama unit Salman, dan baksos. Pendanaan kegiatan-kegiatan P3R tersebut dibantu pendanaannya oleh Rumah Amal Salman ITB. Di antaranya lewat program Donasi Makanan Berbuka Gratis, Donasi Pelayanan dan Syiar Ramadan, serta Donasi Paket Sembako.

“Rumah Amal Salman ITB selama Ramadan ini mendukung penuh kegiatan P3R. Karena P3R sendiri sebetulnya program Rumah Amal,” tutur Direktur Eksekutif Program Rumah Amal Salman ITB Kamal Muzakki. Selain sebagai sarana menebar rahmat untuk semesta, Kamal berharap Ramadan ini sebagai ajang meningkatkan kualitas diri untuk menghadapi sebelas bulan berikutnya.

Related posts

*

*

Top