Banjir Waduk Jatigede, Rumah Amal Turunkan Relawan

Processed with VSCO with g3 preset

Relawan Rumah Amal Salman ITB membantu menyeberangkan warga yang hendak melintas di jalanan yang tergenang air luapan Waduk Jatigede Sumedang, Kamis (18/2).

Bangdung (Salman Media) – Rumah Amal Masjid Salman ITB turunkan empat relawan untuk membantu warga yang terkena dampak luapan air Waduk Jatigede di Desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja, Sumedang, Kamis (18/2). Bersama tim dari Forum Zakat (Foz) Jawa Barat dan aparat satuan siaga bencana, para relawan menyeberangankan warga yang hendak melintasi jalanan yang tergenang air sedalam 1,7 meter.

“SDM yang diturunkan ini dalam misi evakuasi,” ujar Kamal Muzakki, Direktur Eksekutif Rumah Amal Salman ITB ketika diwawancarai menjelang keberangkatan para relawan.

Pada bencana ini, terdapat sekitar 25 desa di daerah sekitar Jatigede yang terendam. Selain itu, banjir tersebut juga mengakibatkan lalu lintas jalan Sumedang-Wado terputus karena genangan air dengan kedalaman sedada orang dewasa.

Relawan Korps Relawan Salman ITB (Korsa) Muhammad Abdullah Azzam mengatakan banjir tersebut juga menyebabkan kemacetan di jalanan lingkar Sumedang. Sehingga, banyak warga yang akhirnya memilih untuk menyeberangi jalan yang tergenang air tersebut karena dinilai lebih cepat. Jarak sekitar 200 meter antar tepi banjir dihubungkan oleh perahu karet yang dibawa para relawan.

“Kami memberi bantuan tenaga dan perahu untuk menyeberangkan warga ke sisi lain sampai jalan lingkar kembali lancar. Mungkin bisa sampai seminggu berada di lokasi tergantung perkembangan kondisi,” ujar Azzam saat berada di lokasi.

Ajat Sudrajat, warga setempat yang juga anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), mengatakan banjir Waduk Jatigede ini sebenarnya hanya berimbas pada terputusnya akses jalan. Warga sejumlah desa yang terendam sudah berada di tempat yang aman karena memang sudah direlokasikan untuk pelebaran waduk sebelumnya. “Yang jadi kendala adalah akses jalan bagi orang-orang yang terkena dampak,” ujarnya.

Menurut pemantauan terakhir para relawan, banjir sudah perlahan surut pada Jumat sore (19/2). Namun, hujan lebat yang berlangsung dari Magrib hingga malam kemungkinan akan menyebabkan debit air kembali naik. “Besok pagi akan dicek lagi. Kalau masih butuh tenaga, kami akan stay,” ujar Azzam via pesan singkat.

Related posts

*

*

Top