Aher: Jangan Ragu Zakat Jadi Solusi Kemiskinan

Simbolisasi penyerahan paket berbuka untuk anak-anak Yatim dan berfoto bersama dengan Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat dan Dede Mizwar Wakil Gubernur Bandung, Selasa (14/7) di Masjid Al-Mutaqin, Gedung Sate. (Foto Bustomi)

Simbolisasi penyerahan paket berbuka untuk anak-anak Yatim bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kedua dari kanan)  dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (kedua dari kiri) pada acara Indonesia Berzakat, Selasa (14/7) lalu di Masjid Al-Muttaqin, Gedung Sate. (Foto: Bustomi)

Kita seharusnya tidak meragukan potensi zakat sebagai solusi kemiskinan. Zakat merupakan cara untuk mengembangkan perekonomian bangsa. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, pada sambutan peringatan Hari Zakat Nasional “Indonesia Berzakat”, Selasa (14/7) lalu.

“Pada masa Umar bin Abdul Aziz saja, zakat adalah salah satu instrumen penting negara dalam memajukan perekonomian dan mengentaskan kemiskinan,” paparnya.

Peringatan Hari Zakat Nasional sendiri ditujukan untuk mensosialisasikan kesadaran berzakat pada masyarakat. Pasalnya, Jawa Barat memiliki potensi zakat hingga 17 triliun Rupiah. Namun, riset pada tahun 2014 menunjukkan zakat baru terkumpul sebanyak 3 triliun.

Ketua Badan Zakat Nasional (BAZNAS) Arif Ramdani mengatakan, dengan adanya kegiatan yang mensinergikan Lembaga Amil Zakat (LAZ) seperti ini, diharapkan pengumpulan zakat menjadi lebih baik. Selain itu, zakat yang terkumpul juga dapat disalurkan ke daerah-daerah miskin dan pelosok secara optimal.

“Biasanya anggota BAZNAS dan LAZ melakukan kegiatan masing-masing. Tapi sekarang melakukan kegiatan bersama, agar ada sinergi untuk menggali potensi zakat yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Dalam peringatan Hari Zakat yang ke-2 ini, BAZNAS bekerja sama dengan Forum Zakat (FOZ) Jawa Barat untuk mengadakan acara sillaturrahim bersama LAZ se-Indonesia. Rumah Amal Salman ITB turut menghadiri acara yang diadakan di Masjid Al-Muttaqin, Gedung Sate tersebut. “Kami bersama sebagai LAZ dan pengelola akan mengelola dengan penuh tanggung jawab dalam membuat program selanjutnya agar tepat sasaran,” kata Direktur Rumah Amal Salman sekaligus Ketua Panitia Sillaturrahim, M. Kamal Muzakki.

Selain mengundang Ahmad Heryawan, panitia turut mengundang Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, serta anak-anak yatim binaan LAZ. Dihadirkan pula da’i cilik asal Bandung, Serenada Cinta untuk memberikan tausiyah.[ed: Dh]

Bustomi

menunggu sang ulat yang mengurung dirinya di dalam kepompong untuk menjadi kupu-kupu...

Top