Bentuk Pusat Halal, Salman Ambil Langkah Penting

Ketua MUI Din Syamsudin menandatangani piagam peresmian Pusat Halal Salman-ITB. (Foto: Bustomi)

Ketua MUI Din Syamsudin menandatangani piagam peresmian Pusat Halal Salman-ITB. (Foto: Bustomi)

Bandung, (Salman Media) – Yayasan Pembina Salman ITB (YPM Salman-ITB) membentuk Pusat Halal Salman-ITB untuk meningkatkan penjaminan konsumsi produk halal bagi masyarakat. Lembaga ini diresmikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Din Syamsudin, Jumat (4/7), di ruangan utama Masjid Salman.

Din memberikan apresiasinya terhadap pembentukan Pusat Halal Salman-ITB ini. Ia mengatakan, pembentukan lembaga tersebut merupakan langkah penting untuk umat Islam. “Langkah ini merupakan jalan untuk menjalankan syariat Islam dengan cara mengkonsumsi produk halal,” ujarnya.

Pembentukan lembaga ini, lanjutnya, bernilai penting dalam penyiapan sumber daya manusia untuk kehidupan yang bertumpu pada konsep halalan-thayyiban. Maka dari itu Pusat Halal Salman-ITB akan menjadi mitra bagi MUI, khususnya LPPOM MUI atau Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetik MUI.

Selain fokus pada optimalisasi peran Pusat Halal Salman, Din juga menghimbau masyarakat untuk ikut dalam gerakan hidup halal. Jika berjalan dengan baik, Indonesia dapat menjadi kiblat kehalalan produk bagi negara-negara lain.

Pusat Halal Salman sendiri mempunyai empat kegiatan utama. Pertama, mengembangkan layanan sertifikasi yang patuh syariah dan ilmiah. Kedua, melakukan penelitian dan pengembangan untuk membuat prosedur yang memungkinkan pemeriksaan material haram dengan efektif dan efisien.

Kemudian menyiapkan SDM ahli sebagaimana ditetapkan Undang-Undang No. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Terakhir melakukan advokasi kehalalan produk seperti membantu UKM agar dapat memenuhi standar halal sekaligus memiliki daya saing.[ed: Dh]

Top