Salman Films Akan Produksi Film Layar Lebar untuk Anak

 

Salman Films akan bekerja sama dengan PT. Teta Prasidi besutan Produser Senior Budiyati Abiyoga dalam produksi film "Iqro'". (Foto: salmanitb.com)

Salman Films akan bekerja sama dengan PT. Teta Prasidi besutan Produser Senior Budiyati Abiyoga dalam produksi film “Iqro'”. (Foto: salmanitb.com)

Bandung, (Salman Media) – Setelah menyatakan resmi menggarap film layar lebar adaptasi antologi cerpen Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP), Salman Films akan memproduksi film bertajuk Iqro’. Film tersebut merupakan film untuk anak-anak yang membahas soal kecintaan terhadap buku panduan membaca Al-Qur’an, atau buku iqro’. Rencananya, film yang diproduksi lewat kerjasama dengan PT. Teta Prasidi ini akan rilis terlebih dahulu dibanding KMGP.

“Soalnya yang ini (Iqro’ –Red.) udah mateng. Kalau yang KMGP itu, (pemeran –Red.) Mas Gagahnya aja belum nemu,” ujar Hendra Purnomo selaku editor film, saat ditemui dalam acara “Expose Film Layar Lebar Salman: “Iqro’, Dari Tidak Tahu Menjadi Tahu”, Kamis (19/2).

Hendra menjelaskan, Iqro’ didasari oleh kerinduan akan film anak Islami yang dapat tayang dalam momen Idul Fitri. Selain itu, produksi film anak di Indonesia ia nilai masih sepi peminat.

Iqro’ pun akan dibintangi oleh bintang-bintang perfilman nasional, seperti Didi Petet, Revalina S. Temat, Mike Muliardo, dan artis cilik Afika, sebagai pemeran utama. Pendiri Salman Films Iqbal Alfajri dan penulis kondang Helvy Tiana Rossa akan berkolaborasi sebagai sutradara. Menurut Hendra, film yang dijadwalkan rilis pada Oktober 2015 mendatang ini bakal menghabiskan biaya sebesar 3 sampai 5 milyar Rupiah. Syuting sendiri akan dimulai seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri yang akan datang.

Apresiasi Positif

Dukungan atas penggarapan film Iqro’ diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI sekaligus Ketua Yayasan Darul Hikam, Shodik Mudjahid. Ia mengaku senang dan mendukung produksi film tersebut.

“Saya sangat senang dan mendukung ketika Salman ada gagasan untuk membuat film. Saya harap Salman terus mensosialisasikan Islam dengan media-media modern, yang semakin sesuai dengan dinamika masyarakat,” ujarnya.

Shodik juga menyarankan agar konten film-film garapan Salman mengusung tema yang merakyat. Inspirasi cerita dapat diambil dari kisah-kisah dalam Al-Qur’an. [ed: Dh]

Related posts

Top