Iqbal Alfajri: Film Bukan Hanya Soal Aktor

Sabtu (7/2), Salman Academy menyelenggarakan kelas film di ruang Gedung Sayap Selatan (GSS) A Masjid Salman ITB.

Sabtu (7/2), Salman Academy menyelenggarakan kelas film di ruang Gedung Sayap Selatan (GSS) A Masjid Salman ITB.

Film sudah menjadi primadona media komunikasi saat ini. Lewat film seseorang bisa menyampaikan pesan dengan cara yang disukai masyarakat, yaitu sarana audio visual. Meski begitu, produksi sebuah film bukanlah sesuatu yang mudah. Butuh kemampuan yang mumpuni untuk menguasai tahapan-tahapannya.

Begitulah yang disampaikan Instruktur Salman Academy Iqbal Alfajri, Sabtu (7/2), di Gedung Sayap Selatan Masjid Salman ITB. Ia menjadi pemateri pertama tentang kesutradaraan dalam sesi Kelas Film yang diselenggarakan Salman Academy. Kelas tersebut dilaksanakan mulai tanggal 7 Februari hingga 31 Maret mendatang.

Ia melanjutkan, sebagai insan yang peduli akan dunia perfilman kita mesti merubah pandangan kita terhadap sebuah film.

“Jika masyarakat umum menganggap bahwasanya film itu hanya tentang aktor dan bintang-bintangnya, itu salah. Lebih jauh daripada itu film juga melibatkan produksi yang kompleks, dari mulai perencanaan ide, penulisan skenario sampai evaluasi akhir,” jelasnya.

Maka dari itu, tambahnya, kepedulian terhadap perfilman dapat dimulai dari merubah sudut pandang kita terhadap film itu sendiri. Film bukanlah acara “main-main” yang dilakukan dengan santai, tapi harus diproduksi dengan keseriusan.

Di tempat yang berbeda, salah seorang peserta mengungkapkan pendapatnya tentang acara kelas film tersebut. Rizwan Azhar, mahasiswa Telkom University berantusias untuk menjadi salah seorang kru produksi dalam sebuah film.

“Dengan acara ini berarti saya langsung terjun dalam dunia produksi perfilman. Harapannya semoga saya bisa menambah wawasan dalam dunia perfilman dan mendapatkan teman baru untuk produksi film bersama-sama,” pungkasnya. [ed: Dh]

Related posts

Top