Dari Golongan “Raji’un” ke Golongan “Hamadun”

Foto: http://acidcow.com/

Foto: http://acidcow.com/

disarikan dari hasil wawancara dengan Samsoe Bassaroedin*

Alam merupakan tanda kemahabesaran Allah bagi orang-orang yang memahami. Oleh karena itu, wajar kalau kita tidak boleh merusak. Konservasi alam menjadi keniscayaan. Namun, bukan berarti, ketika kita melakukan konservasi alam, bencana alam tidak pasti tidak akan terjadi.

Taruhlah gunung meletus. Walaupun gunung meletus bukan ulah manusia langsung, tentu Allah tidak sembarang bermain dadu. Bencana yang praktis tidak disebabkan oleh ulah kita langsung, itu ujian. Jika ujian itu berkepanjangan dan kita tak lulus-lulus,  bisa jadi selangkah lagi ujian tersebut menjadi azab.

Dalam menghadapi musibah, yang perlu dilakukan oleh kita adalah bersabar dan tawakkal. Secara komunal, memperbaiki masyarakat juga perlu dilakukan seperti menerapkan konsep amar ma’ruf nahi mungkar. Bagaimana pun hasil yang ditetapkan Allah, yang penting kita sudah berusaha.

Dalam mempersepsi musibah, kita perlu menengok bagaimana sahabat Rasulullah SAW, Umar bin Khattab menghadapinya. Di Alquran sendiri, ketika tertimpa musibah, dianjurkan membaca “inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”. Namun itu tidak mutlak karena ada level yang lebih tinggi lagi.

Dalam shahih muslim, terdapat golongan hamadun yang apabila mereka tertimpa musibah, mereka selalu mengucap “alhamdulillah”. Golongan hamadun ini akan masuk surga bersama para nabi. Apa yang dilakukan Umar dalam menghadapi musibah termasuk dari ciri-ciri orang-orang hamadun. Ketika onta hilang, anak wafat, dan sebagainya, yang diucap Umar adalah “alhamdulillah”.

Bagi Umar, apa yang dikatakan orang “musibah” sebenarnya merupakan tanda kemahabesaran Allah. Musibah hakiki baginya adalah kemurtadan seseorang. Saya pribadi menganggap murtad adalah musibah akidah luar biasa dan akan dimintai pertanggungjawaban kelak.’***

*Samsoe Bassaroedin adalah Staf Ahli Pembina YPM Salman ITB dan anggota Dewan Pakar YPM Salman ITB.

Ingin tulisan Anda dipublikasikan di Salmanitb.com? Kirimkan tulisan ke redaksi@salmanitb.com beserta keterangan aktivitas Anda.

*

*

Top