Pemetaan Jejaring Istilah Kiamat: Rancangan Kajian Tafsir Ilmiah Salman Berikutnya

(Gambar: islambalikpapan.com)

(Gambar: islambalikpapan.com)

Melakukan pemetaan sebelum merancang sesuatu adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Begitu pula yang dilakukan tim Kajian Tafsir Ilmiah Tematik Masjid Salman ITB. Senin kemarin (21/1), diadakan Diskusi Tafsir, Pemetaan Jejaring Istilah Kiamat di Ruang Rapat Front Office Masjid Salman ITB untuk menentukan rancangan kajian tafsir yang akan diusung untuk beberapa waktu ke depan.

Samsoe Bassaroedin, selaku pemateri di diskusi tersebut memaparkan bahwa ada beberapa istilah kiamat yang harus dikaji selain mengkaji as-sa’ah atau kiamat besar yang pasti akan terjadi. “Setidaknya ada sembilan istilah mengenai tanda-tanda kecil kiamat,” ujarnya.

Istilah tersebut antara lain: kabad (kesulitan-kesulitan); fasad (kerusakan); mushibah (bencana); ajal (penentuan); khasaf (terbenam); fitnah (ujian); maut (kematian); Islam gharib (asing); dan murtad (keluar dari Islam) secara instan. Sembilan istilah ini merupakan rangkuman dari tanda-tanda kiamat kecil yang dapat mencapai seratus.

Selain membahas tentang istilah-istilah tersebut sebagai jejaring pemetaannya, teori tentang alam juga menjadi hal yang perlu dipertimbangkan dalam memahami kiamat. Mulai dari alam materi (nasut), alam perilaku (jabarut), alam kesadaran (malakut), alam kesadaran transender (lahut), dan alam kesadaran spiritual (hahut). Kedua pembahasan inilah yang dipaparkan Samsoe Bassaroedin.

Kemudian, sejalan dengan berlangsungnya diskusi, dihasilkan keputusan untuk menyusun rancangan pembahasan kiamat yang mengambil matrik 3 dimensi dengan X (istilah atau medan semantik), Y (hirarki sistem), dan Z (ilmu yang terkait). Rencananya matrik ini akan dibahas selama 3-4 bulan ke depan. [GR]

2 Comments

*

*

Top